Updateterkini, Jakarta-Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rawa Badak Utara (RBU) 07, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Jumat (06/2/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh warga sekolah dan berjalan lancar hingga selesai.
Acara diawali tadarus kemudian sholat duha dan beberapa tampilan murid membacakan Surah dan terjemahan, penampilan marawis, serta ceramah oleh Ustadz H. Kaelani,SPd.
Adapun tema yang diangkat yakni, ‘Tingkatkan Iman dan Taqwa Melalui Perjalanan Agung Nabi Muhammad SAW’
Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik SDN RBU 07, Gandi mengatakan, bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan hasil kolaborasi antara pihak sekolah, Komite Sekolah, serta orang tua/wali murid sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter religius sejak usia dini.
Dikesempatan itu ia menekankan pentingnya memaknai peristiwa Isra Mi’raj tidak hanya sebagai sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai refleksi dalam kehidupan sehari-hari.
“Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan pengingat pentingnya ibadah, kedisiplinan, serta pembentukan akhlak mulia dalam kehidupan beragama dan berbangsa,” ujarnya.
Dalam penyampaian materi, panitia memberikan pengantar mengenai peristiwa Isra Mi’raj, maknanya dalam kehidupan beragama dan berbangsa, keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW, serta pentingnya nilai gotong royong, disiplin, dan toleransi di lingkungan sekolah.
Hasil kegiatan terlihat dari tingginya partisipasi siswa, meningkatnya pemahaman mereka tentang Isra Mi’raj, serta semakin kuatnya sinergi antara sekolah, orang tua, dan komunitas sekitar. Didukung persiapan yang matang dan cuaca yang cerah, kegiatan berlangsung dalam suasana penuh hikmat dan semangat kebersamaan.
“Alhamdulillah, pemahaman siswa tentang Isra Mi’raj dan relevansinya dalam kehidupan beragama dan berbangsa semakin meningkat. Budaya sekolah yang rajin beribadah, saling menghormati, dan peduli terhadap sesama semakin terwujud. Siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan empatik,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan keagamaan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan aman, tertib, dan mampu membangun semangat positif bagi seluruh warga sekolah,” pungkasnya.
(Amin)







