UpdateTerkini-SDN Rawa Badak Utara 15 Jakarta berhasil melakukan inovasi dalam mengelola limbah plastik. Guru mendampingi murid mengubah sampah plastik menjadi Ecobrick yang digunakan sebagai bahan pembuatan furnitur alternatif dan sarana edukasi lingkungan.
Hasil dari Ecobrick tersebut sudah menjadi karya berupa kursi, pot bunga dan hiasan berbentuk tanda cinta yang ditempatkan di depan Gazebo sekolah.
“Hasil Ecobrick dari anak-anak dengan
bimbing para guru berupa lambang cinta yang berada di depan Gazebo sekolah ternyata menjadi magnet warga untuk berswafoto,”ujar Kepala Sekolah SDN Rawa Badak Utara 15 Jakarta, Eva Aviva, saat di konfirmasi di SDN Rawa Badak Utara 15 Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Selain itu, dalam rangka menerapkan Adiwiyata di sekolah kami, dalam hal ini kami juga melaksanakan pembiasaan yakni anak-anak menjaga kebersihan, membawa alat minum sendiri (tumbler) serta ompreng dari rumah masing-masing.
Disamping itu, kantin di sekolah kami juga sudah tidak memperbolehkan menggunakan plastik sekali pakai.
“Anak-anak kami saat membeli makanan dan minuman tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai.Kebijakan tanpa sampah dinilai menjadi bagian penting dari pendidikan karakter yang aplikatif, terangnya.
(Amin)







