Updateterkini, Jakarta-Di hari Guru Tahun 2025 tepatnya di tanggal 25 November 2025 lalu, SMP Negeri 53 Kalibaru resmi meluncurkan Ex- School Podcast, sebuah program ekstrakurikuler inovatif yang dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri serta literasi teknologi para siswa di era digital.

Kepala Sekolah SMP Negeri 53, Sispa Warnies, menjelaskan bahwa gagasan ini muncul dari keprihatinannya melihat banyak siswa yang sebenarnya memiliki kemampuan, namun kurang percaya diri ketika berbicara di depan umum, baik di kelas maupun dalam kegiatan sekolah lainnya.

“Murid-murid kami ini sebenarnya mampu, hanya saja mereka malu dan kurang percaya diri. Di sisi lain, zaman sekarang menuntut mereka paham teknologi. Karena itu, kami mulai dari sekarang melalui ex-school podcast,” ungkap Sispa Warnies. Saat dikonfirmasi di aula kantor SMP 53 Jakarta, Senin (1/12/2025).

Lebih jauh ia menjelaskan, program ini tidak sekadar wadah berbicara di depan mikrofon. Di dalamnya, siswa dilatih menjadi MC untuk acara formal maupun non-formal, serta dikenalkan pada keterampilan teknis seperti mengoperasikan komputer dan peralatan podcast.

Peluncuran ini juga merupakan hasil perencanaan matang. Sispa menjelaskan bahwa program tersebut sudah dipersiapkan sebelumnya melalui penganggaran RKS dan BOP, khususnya untuk belanja modal yang berkaitan dengan peralatan elektronik. Ia juga mengakui bahwa idenya terinspirasi dari seorang orang tua murid yang berprofesi sebagai guru dan pernah mengembangkan podcast sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“Ada masukan dari orang tua murid yang sekolahnya sudah lebih dulu punya podcast. Dari situ saya semakin yakin bahwa SMP 53 harus bergerak,” tambahnya.

Menariknya, peluncuran podcast pada 25-11-25 bukan tanpa makna. Sispa berharap angka 5 pada tanggal dan nama sekolah 53 menjadi simbol keberuntungan bagi seluruh siswa dan keluarga besar sekolah.

Bagi Sispa Warnies, podcast bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler tambahan, tetapi investasi masa depan bagi para siswa.

“Podcast itu sangat penting. Dunia tumbuh dengan teknologi yang berkembang pesat. Kami ingin menghantar murid kami menuju masa depan itu,” tegasnya.

Dengan kombinasi program digital dan kepedulian lingkungan, SMP Negeri 53 Kalibaru kini tampil sebagai sekolah yang tidak hanya membangun karakter, tetapi juga mempersiapkan siswa menghadapi tantangan zaman.

SMP Negeri 53 terus melangkah, menginspirasi, dan bertransformasi dari sekolah yang dulu penuh sampah, menjadi sekolah ramah lingkungan dan kini melahirkan generasi muda yang siap bersuara dan berteknologi

(Amin)