Updateterkini, Pekanbaru-Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau mencatat, sepanjang awal tahun 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah terjadi di 10 kabupaten dan kota di wilayah Riau.
Ssepuluh daerah yang terdampak karhutla tersebut meliputi Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Kota Dumai, serta Kota Pekanbaru.
Total luas lahan yang terbakar mencapai 59,38 hektare.
Menanggapi kondisi tersebut, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III, terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor.
Upaya tersebut dilakukan oleh manajemen Kebun Air Molek, Distrik Barat, dengan menjalin kerja sama bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0302, Kepolisian Resor Indragiri Hulu, serta pemangku kepentingan terkait lainnya, salah satunya melalui pelaksanaan upacara gabungan yang digelar belum lama ini.
“Penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan kesiapsiagaan bersama, komunikasi yang cepat, serta koordinasi yang solid antarinstansi.
“Latihan ini kami desain untuk memastikan seluruh unsur siap bergerak secara terpadu di lapangan,” ujar Kasi Ops Korem 031/Wira Bima, Letkol Inf Teguh.
Ia pun mengapresiasi dukungan konkret dari PTPN IV Regional III yang telah mengerahkan berbagai sumber daya, mulai dari personel, peralatan, hingga sistem digital yang selama ini menjadi andalan perusahaan dalam upaya pencegahan bencana, khususnya karhutla.
Sementara itu, Dandim 0302/Inhu Letkol Inf Bangun Bara menilai latihan tersebut menjadi sarana penting untuk menyatukan pola pikir, langkah, dan tindakan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman bencana tahunan yang kerap terjadi usai musim penghujan.
Ia juga menilai keterlibatan PTPN IV Regional III sebagai entitas milik negara yang memiliki komitmen tinggi dalam pencegahan bencana merupakan peran strategis yang sangat penting.
Di sisi lain, Group Manager Distrik Barat Amrizal Hamdi yang didampingi Manager Kebun Air Molek I Rico Irwansyah Surbakti dan Manager Kebun Air Molek II Eka Surya Darmawan menegaskan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meminimalkan risiko bencana.
“PTPN IV Regional III mendukung penuh langkah TNI dalam memperkuat pencegahan dan penanggulangan karhutla.
“Kami menyadari bahwa pencegahan adalah kunci, sehingga kolaborasi dengan aparat, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat,” tegas Amrizal.
Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam latihan lapangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapan sumber daya serta penguatan koordinasi di tingkat tapak, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan area perkebunan.
Latihan lapangan itu turut dihadiri oleh perwakilan Korem 031/Wira Bima, Polres Indragiri Hulu, BPBD, Manggala Agni, Satpol PP, unsur legislatif, hingga sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Indragiri Hulu.
PTPN IV Regional III selama ini dikenal memiliki komitmen tinggi dalam mendukung program pemerintah dan instansi terkait dalam upaya pencegahan serta penanggulangan bencana.
Sebelumnya, perusahaan bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) juga mengirimkan pasukan beserta perlengkapan untuk membantu penanganan karhutla di Kabupaten Rokan Hilir.
Di sela rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula aksi penghijauan yang diikuti oleh seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indragiri Hulu dan dipimpin langsung oleh Manager Kebun Air Molek I, Rico Irwansyah Surbakti.







